Pemberhentian

Aku mengusap pelan buku jariku dengan ibu jariku yang lembab. Mulutku terkatup, telingaku terbuka lebar. Sebuah lagu yang sangat kukenal mengalun tanpa henti di dalam kepalaku. Lagu dengan instrumen biola dan piano yang kental dengan vocal halus sang penyanyi tidak pernah gagal membuat sekujur tubuhku merinding, bahkan dalam ingatanku. Lagu itu pun selalu berhasil membuat … More Pemberhentian

Hujan

Kuulurkan tanganku ke depan dengan telapak tangan terarah ke langit senja, merasakan terpaan hujan deras di tanganku. Kutarik kembali tangan basahku, membuang sisa air yang terkumpul di telapak tanganku.

Page 6 | Amelia

Kebebasan yang kutahu Mendekat lalu menjauh Datang lalu berlalu Benar begitu? Benarkah dirimu terpenjara? Menanggung hukuman yang bukan milikmu? Tersulut, jiwamu kini berontak liar Menyerukan ketidakadilan atas dirimu Berseru, ‘Mengapa?!’ Lantas, di waktumu yang telah berlalu Apa yang telah membuatmu setuju? Apa yang membuatmu berpikir bahwa kau sanggup? Sanggup menukar kebebasan dengan penjara berbalut emas … More Page 6 | Amelia

Ellie 2

Pengembara yang dulunya menemukanku, sekarang menghilang. Bahkan pemilik Manor Ives tidak tahu menahu tentang kepergiannya. Ini aneh, karena mereka selalu berkomunikasi setiap pengembara itu akan pergi. “Aku akan coba hubungi pemilik-pemilik manor dari wilayah lain. Mungkin salah satu dari mereka menemukan Ritta. Tenanglah, pasti dia hanya mengembara, tak mungkin ia menghilang begitu saja.” ujar Joan … More Ellie 2

Ellie 1

“Masuklah ke rumahku” ujarnya ramah. Dengan ragu aku memasuki bangunan yang besar dan indah itu. Di dalamnya aku melihat perabotan-perabotan yang terlihat mahal dan ornamen-ornamen indah yang menghiasi bagian dalam rumahnya. Benar-benar rumah yang indah, pikirku. “Selamat datang, nak. Ah.. jadi ini temanmu yang ingin kau kenalkan pada ibu? Manis sekali..” ucap ibunya dari ujung … More Ellie 1

Page 5 | Amelia

Samudera, Memecahku, menerjangku saat ku peluk ragamu. Menarikku lalu hempaskanku, hingga lukaiku. Tersenyum pahit ku melihat perlakuanmu, yang tak jua membuatku berhenti mencintaimu.   featured image from weheartit.com

Page 3 | Amelia

Ragu Apa benar itu aku? Ya, semoga itu aku. Apa kau tujuanku? Ya, tentu. Bukankah selalu begitu? Tidak, tunggu… Benarkah begitu? Ya, tentu saja. Tentu. Tentu. Apa aku tujuanmu? … Hening menyelimutiku.   featured image from pinterest.com  

Page 2 | Amelia

Merindu Ketika akalku berkelana dalam sendu Berkhayal tentang apa yang mengusik harimu Bergelut dengan angan dalam kalbu Bertanya apa kau merasakan yang sama denganku Bergumam, “jika ya, dengan siapa hatimu beradu?” featured image from weheartit.com

Page 1 | Amelia

Aku seorang pelajar biasa, sedang kau pelajar serbabisa. Hubungan kita sebatas bertemu, dan saling menyapa. Sama sekali tak ada romansa diantara kita. Yang kau dan aku sama-sama tahu, adalah aku yang pontang panting mengejar kisahku dan kau yang sedang mengusahakan kisahmu. Sekali lagi, Sama sekali tak ada apapun diantara kita. Hanya bertemu saling sapa. Satu … More Page 1 | Amelia